Tebo Jadi Satu-Satunya Daerah di Luar Jawa Kembangkan Kawasan Kacang Tanah
TEBO – Kabupaten Tebo menjadi satu-satunya daerah di luar Pulau Jawa yang memperoleh alokasi Program Pengembangan Kawasan Kacang Tanah Tahun Anggaran 2026. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi terus mengawal pelaksanaannya melalui peninjauan pertanaman di Desa Sumber Agung, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo, Jumat (7/8).
Program dari Direktorat Aneka Kacang dan Umbi tersebut mencakup pengembangan kawasan seluas 60 hektare dengan dukungan 6.900 kilogram benih yang dialokasikan kepada enam kelompok tani. Dalam peninjauan, Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., bersama tim melihat pertanaman kacang tanah varietas Gajah yang telah ditanam pada Juli di lahan petani. Sebelumnya, BRMP Jambi bersama Direktorat Aneka Kacang dan Umbi telah melakukan monitoring dan memastikan seluruh bantuan benih tersalurkan kepada kelompok penerima. Sebagian kelompok telah mulai menanam, sementara kelompok lainnya menyesuaikan waktu tanam dengan kondisi curah hujan dan dijadwalkan mulai tanam pada awal September.
Yunimar menilai alokasi program tersebut menjadi peluang bagi Kabupaten Tebo untuk mengembangkan kacang tanah sebagai komoditas unggulan sekaligus membuka peluang pengembangan benih bermutu. BRMP Jambi bersama pemerintah daerah, penyuluh, dan kelompok tani akan terus mengawal pengembangan kawasan melalui penerapan teknologi budidaya yang sesuai. Pengembangan kawasan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi, memberikan nilai tambah bagi petani, serta memperkuat ketersediaan kacang tanah dalam negeri. (TAS)